Wellcome

Foto saya
Seorang yang suka akan tantangan

Selasa, 27 Juli 2010

Cara Mematikan Komputer Lewat LAN

iseng adalah sebuah pekerjaan yang mudah menurut saya walaupun terkadang membuat orang kesal dengan perbuatan kita yah apa boleh buat kalau sudah iseng kita suka terlanjur masuk dan bersenang-senang di sini saya masukan artikel bagaimana menjahili orang dengan mematikan komputernya dengan tiba-tiba menggunakan comand prompt GBU

Mengerjai sang Penyusup (Shutdown)

Menjadi penyusup memang menyenangkan. Tapi segalanya akan jadi menjengkelkan tatkala kita dalam posisi korban/sang admin. Ini hanya salah satu alternatif untuk menjahili sang penyusup. Kita akan mematikan komputernya jarak jauh Tak perlu repot-repot menggunakan program remote kesayangan anda, gunakan saja bawaan windows. Mengenai bagaimana cara mendeteksi sang penyusup, baca artikel terdahulu.

1. Buka Windows Command Processor anda. Klik Start -> Run lalu ketik: cmd

2. Pada command prompt, ketik: shutdown -i lalu tekan Enter.

  1. Perintah tersebut akan memanggil kotak dialog Remote Shutdown. Perhatikan screenshoot berikut:

4. Klik tombol Add untuk memasukkan IP Address atau nama komputer target. Anda bisa memilih aksi, Shutdown, Log Off atau Restart. Pada kolom Display warning for anda bisa menentukan berapa lama countdown yang kan ditampilkan sebelum komputer di shutdown/log off/restart. Pada Opsi planned, ada pesan otomatis yang bisa anda pilih. Pada kolom Comment, anda bisa menuliskan pesan anda untuk sang penyusup. Entah ledekan atau.. terserah anda laah.. Saya rasa anda lebih jago soal ledek-meledek hehehe…

5. Klik OK sesudahnya. Kira-kira di komputer target akan muncul seperti ini:

Hohoho… menyenangkan bukan?? Eh?? Kenapa?? Oh, anda adalah sang penyusup?? tidak ingin komputer yang anda pakai dimatikan dengan cara seperti diatas?? Tenang, saya ada sedikit tips..

1. Saat anda melihat kotak dialog peringatan bahwa komputer anda akn segera di shutdown, secepat mungkin bukalah Notepad atau aplikasi Microsoft Word. Ketik kata-kata sakti berikut: AKU INGIN HIDUP 1000 TAHUN LAGI!!
Hehehe.. kelamaan yach?? emang harus kata-kata itu?? Ya nggak laah.. ketik apa aja dech, terserah anda, yang penting jangan biarkan kosong. Jangan menekan tombol Save!!

2. Saat “waktu eksekusi” menunjukkan angka 00:00:00, windows akan berusaha menutup aplikasi-aplikasi yang masih terbuka. Nah, aplikasi Notepad/Microsoft word yang anda buka tadi akan meminta konfirmasi dari anda apakah anda ingin menyimpan dokumen anda. Jangan pilih apa-apa, biarkan saja kotak dialog tu bertanya-tanya ;p

3. Beberapa saat kemudian akan muncul kotak dialog End Program, klik tanda silang yang berada pada pojok kanan atas atau pilih cancel. Kotak dialog yang muncul berbeda-beda, kurang lebih demikian:

Nah, anda akan mendapati komputer anda tetap hidup, sehat walafiat dan berdiri tegak. hehehe…

Cuma itu caranya?? Ada nich yang lebih “formal” ^_^

1. Klik START -> Run

2. Secepat kilat, ketik shutdown -a

Perintah itu adalah perintah untuk melakukan Abort terhadap shutdown.

Lalu apa yang akan dilakukan sang Admin?? Tentu kondisi ini tidak bisa didiamkan. Jangan biarkan sang Penyusup senyum-senyum sendiri. Andalah sebagai admin yang harus tersenyum Beri serangan kedua!! Jangan dulu pakai software remot favorit anda, nggak perlu ngeluarin senjata pamungkas untuk penyusup seperti ini. Ulangi langkah awal tadi, shutdown -i, namun jangan beri centang pada opsi Warn Users Of the action dan kosongi juga opsi Planned. Jangan beri pesan apa-apa dan komputer sang penyusup akan langsung shutdown tanpa konfirmasi

Sekian… and Happy SHUTTING DOWN!!! ^_^
salam Ratz Of Hackerz

Cara MengControl Komputer Orang Lain Lewat Jaringan LAN



Di dunia jaringan komputer saat ini, dan bila Anda termasuk seorang network administrator, tak lengkap rasanya bila tidak mempunyai ‘Power’ yang lebih di network Anda. My Beee, namanya sja ADMIN, masa kekuasaannya ya i2 i2 t-rus. Nggak seru donks. Berikut ada salah satu cerita dan trik untuk menerapkan pangkat Anda sebagai real administrator di jaringan Anda. Alangkah senangnya jika kita sebagai network administrator, juga bisa mempunyai kekuasaan untuk mengendalikan komputer klien-klien kita. Salah satu cara mengendalikan komputer klien secara murah meriah adalah menggunaan Remote Desktop Connection. Remote Desktop Connection ( RDC ) dapat kita temukan di menu Start > Program > Accessories > Communication atau jika kita sudah mengupdate Windows kita dengan RDC Terminal Client versi 6, program ini bisa kita temukan di Start > Program > Accessories. Lho kenapa koq murah meriah? Iya, soalnya program ini kan udah bawaan dari Windows, so kita nggak perlu bersusah-susah mencari dan mendownloadnya lagi. Nah, cara konvensional sekaligus syarat pertama supaya komputer tujuan bisa diremote menggunakan RDC ini adalah dengan mengaktifkan pilihan Allow users to connect remotely to this computer pada Control Panel > System > Remote. Syarat kedua adalah kita harus mempunyai login account di komputer tujuan. Syarat ketiga adalah, komputer kita dengan komputer tujuan bisa terhubung dalam satu jaringan. Setelah semua syarat terpenuhi, kita bisa mulai melakukan remote desktop dengan menjalankan program RDC di Start > Program > Accessories > Communication > Remote Desktop Connectio n. isikan nomor IP atau nama komputer tujuan Anda di isian Computer, lalu klik Connect. Jika tidak ada masalah, Anda seharusnnya langsung bisa terhubung ke komputer tujuan. Nah, kalau kondisinya ideal seperti itu, nggak masalah. Artinya, kita sempat bisa melakukan akses langsung ke mesin komputer tujuan. Nah, jika komputer tujuan ada di tempat yang jauh, apa kita lantas datang kesana. Oke lah, kita mungkin bisa menyuruh seseorang untuk mengaktifkan pilihan ini. Tapi, kalau kita mampu mengaktifkannya sendiri, kenapa nggak. Lagian dengan menyuruh seseorang, kebijakan kita sebagai seorang admin sedikit banyak bisa diketahui orang lain, paling tidak ya orang yang kita suruh tadi. Nah, berabe kan? Kita bisa mengaktifkan centang Allow users to connect remotely to this computer yang mengizinkan kita melakukan RDC secara remote. Lhoo, gimana caranya, wong RDC aja belum bisa? Apa pake VNC? Wah, nggak lah yauw. Kita usahakan kali ini hanya menggunakan utilitas-utilitas murni bawaan Windows. Lha terus gimana donks? Kita tahu, semua yang berjalan di Windows pasti dikendalikan dari sistem database terpusatnya di suatu tempat yang dinamakan registri. Windows memungkinkan kita melakukan remote registri dari komputer kita ke komputer lain ( tentunya dengan catatan, servis remote registrinya aktif. Servis ini biasanya mempunyai nilai default Started dan berjalan secara Automatic ). Dengan kemampuan ini, kita bisa melakukan remote registri ke komputer tujuan untuk mengaktifkan izin melakukan RDC tadi. Pertama, kita masuk ke registri melalui Start > Run > Regedit. Setelah jendela Registry Editor terbuka, klik menu File > Connect Network Registry. Pada isian Enter the object name to select ( example ), isikan nomor IP atau nama komputer tujuan Anda lalu klik OK. Registri komputer tujuan akan dibuka oleh Registry Editor. Komputer tujuan biasanya muncul di bagian paling bawah tree Registry Editor, ditandai dengan gambar komputer diikuti nomor IP atau nama IP komputer tujuan. Registri untuk komputer lokal kita sendiri ditandai dengan gambar komputer diikuti keterangan My Computer. Jadi, jangan sampai salah melakukan perubahan registri. Kini saatnya showtime:D Kita masuk ke registri komputer tujuan, menuju bagian HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Control > Terminal Server. Ubah nilai key fDenyTSConnection menjadi 0 ( nol ) dengan mengklik ganda key tersebut kemudian pada isian Value Data, ubah nilainya menjadi 0 ( nol ). Setelah perubahan kita lakukan, tutup Registry Editor. Masalahnya, ( menurut pengalaman ), kadang walau kita sudah mengaktifkan izin melakukan RDC ini, komputer tujuan meminta dilakukan restart komputer. Kita bisa jadi tidak tahu, karena notifikasi permintaan reboot pasti akan ditampilkan di terminal ( layar ) komputer tujuan. Untuk lebih amannya, sebaiknya komputer tujuan kita restart juga. Lha bagaimana caranya, apa lewat registri juga? Nggak lah, kita bisa merestart komputer tujuan tanpa kita ngomong pada seseorang dan tanpa beranjak dari meja kendali kita. Caranya cukup gampang, masuk ke Start > Programs > Accessories > Command Prompt. Masukkan perintah ‘shutdown –i’. Akan ditampilkan kotak dialog Remote Shutdown Dialog. Masukkan nomor IP atau nama komputer tujuan, pilih opsi yang akan dilakukan ( dalam hal ini restart ) pada menu pilihan What do you want these computer to do. Jika Anda tidak ingin memberikan peringatan pada user yang aktif di komputer remote, Anda bisa membuang tanda centang Warn users of this action. Jika layanan Shutdown Event Tracker di komputer tujuan diaktifkan, masukkan alasan kita melakukan restart. Pilih aja salah satu secara acak ( saya biasanya milih Application : Maintenance ( Planned ) ) untuk mengaktifkan tombol OK di bawah, kemudian klik OK. Komputer tujuan akan segera di-restart. Tunggu beberapa saat. Jika Anda termasuk orang tidak sabaran seperti saya, ping aja komputer tujuan. Jika komputer tujuan sudah memberikan reply, berarti komputer tujuan sudah aktif. Dan kini Anda pun bisa melakukan RDC dengan nyaman,



Selamat Mencoba..........